Gemz Wardh

Live From Us to you who really care about word and life.

Powered By Blogger

Banjir

Senin sekitar awal tahun 2013. Pagi sekitar pukul setengah lima pagi, mata ini agak sulit untuk terbuka saat itu di sebuah kamar kos berukuran 3x3 m yang terletak paling pojok belakang kompleks rumah kos tersebut. Suasana kamar gelap gulita, tidak ada suara kipas angin yang biasa aku nyalakan untuk melindungi tidurku dari gerahnya cuaca Pamanukan meskipun pada pagi hari. Dari luar terdengar suara air hujan yang turun cukup deras sejak minggu malam membuat mata ini justru ingin semakin terlelap. Namun tiba-tiba terdengar suara orang berteriak di luaran sana. Kurang jelas terdengar apa yang diucapkan karena suara hujan selain itu kondisi nyawa yang belum sepenuhnya kembali ke raga yang terlelap semalaman. Suara itu semakin dekat dan dekat dan dekat. Aku terus terang setengah ketakutan karena di rumah kos itu hanya ada 2 kamar yang terisi. Membayangkan antara suara perampok, orang gila dan lain sebagainya terlintas di pikiran ku. Degdeg....degdeg...degdeg...semakin dekat suara itu menghampiri. Selain suara teriakan yang membangunkan mataku kedatangan suara tersebut diikuti oleh suatu suara lain yang membuat saya semakin merinding. Kecipak...kecipak...serrr...serr...kecipak...Semakin dekat suara teriakan itu semakin jelaslah apa yang dimaksud. BANJIR!! BANJIR!!

Ini adalah pengalaman kebanjiran pertama yang pernah saya alami. Saya bangun dengan memanggil sebagian jiwa saya yang tercecer tadi, kubuka pintu dan saking gelapnya saya ngga keliatan halaman depan kosan dan motor saya. Setelah saya menemukan senter barulah saya tau bahwa banjir memang sudah datang. Air mengalir dengan deras. Saat itu air masih cukup untuk sekedar merendam telapak kaki. Saya melangkah keluar halaman untuk melihat keadaan sebenarnya. Ternyata jalanan sudah setinggi lebih dari mata kaki. Langsung saya lari ke kamar mengamankan barang-barang elektronik saya yang masih ada di bawah seperti TV, hp, laptop, charger dsb sambil gelap-gelapan dan hujan masih turun. Saya panik karena memang ini baru kali pertama saya mengalaminya. Sebelumnya saya tinggal di Kota Malang yang notabene merupakan dataran tinggi dan jarang mengalami banjir. Semuanya sudah berada di atas. Kasur yang beralaskan triplek pun mengambang, basah. Sebentar saja air sudah setinggi dengkul. Air sudah hampir masuk kedalam knalpot supra fit yang sudah distandart tengah. Takut akan semakin tinggi saya pindahin lagi barang-barang ke rumah ibu kos lantai 2. Syukur lah ada lantai dua nya yang akhirnya jadi tempat penampungan beberapa warga sekitar yang ikut kebanjiran.

Kurang lebih tiga hari saya ngga ke kerja, Terisolasi ngga bisa keluar kemana-mana. Air mati, karena dikosan pake air pompa. Pompanya ikut kerendem pas banjir kemaren. SK Direksi milik saya juga kerendem, karena saya baru inget kalo dokumen SK saya taruh di laci lemari paling bawah. Selama tiga hari 3 malam tersebut saya tidur di lantai 2 rumah induk Ibu Kos. Hujan masi sering turun sehingga banjir ga surut2. Banjir saat itu lebih dikarenakan jebol nya tanggul di suatu wilayah akibat meluapnya debit air. Pamanukan kan dataran rendah, deket pantai, jadi air dari wilayah atas mengalir ke laut lewat aliran sungai di Pamanukan. 

Nah, kalo ada bencana itu yaa sebenernya perlu dibentuk tim tanggap bencana di lingkungan RT/RW atau perangkat pemerintahan yang terkecil lainnya. Saat itu menjadi bencana Nasional kalo ngga salah. Bantuan pada dateng, cuma turunnya di Kantor Kecamatan. Sedangkan, kami posisi nya untuk ke kantor kecamatan itu kurang lebih 3-5 Km an. Dan lucunya, angkutan yang membawa bantuan itu lewat di jalan depan komplek kami. Bantuan itu rata2 cuma beredar ke radius terdekat dengan pusat bantuan. Ring 1 di titik pengungsian. Buat yang bertahan dirumah-rumah ya jarang kebagian bantuan. everybody think about their self actually. Dan rata2 kita akan menjadi akrab satu sama lain justru ketika terjadi bencana tersebut. Ketika bantuan datang dan akan dibagi, mulailah keluar beringas nya sifat manusia.. Egois, serakah, dsb mulai muncul. 

Setelah banjir surut kurang lebih 3-4 hari an, muncul masalah lain yaitu keterbatasan air bersih, listrik masi sering padam, baterai HP udah off, ngga ada yang bisa dilakukan selain menjalani hari hari sembari membersihkan sisa-sisa banjir. Bersihin gimana kalo ngga ada air bersih ya kan?



Pisah Sambut 2015-2016

Eksekutif 4, 13 B kereta api Lodaya tanggal 31 desember 2015. Tempat duduk single paling belakang dan menghadap ke depan. Tujuan akhir ke jogja, nyampe kira2 waktu subuh esok hari nya. Artinya..yaak, malam tahun baru diatas kereta,sndirian,cukup melow lah yaak..hahah..

Ketika memandang ke luar jendela smbil membayangkan apa yg akan dilihat diluar nanti,tiba2 kepikiran tentang resolusi 2016. Hmm..definisi dri resolusi itu sendiri saya ngga paham. Sy malah kepikiran apa yg saya inginkan terjadi di tahun 2016. Untuk mengetahuinya saya juga memikirkan apa aja yg sudah terjadi di tahun 2015. 

Seorang adek tingkat baru saja memperlihatkan semacam surat pernyataan penerimaan kuliah master di Osaka University dan yaa...saya iri. Bukan master nya, tapi tinggal/pergi ke jepang nya. Planning si ud ada,itung2 harga tiket, cari destinasi, cari motivasi. Kalo dia udah rada tenang dan bisa di mampiri barulah berangkat. Rencananya gitu. Belajar bahasa jepang, nabung duit juga mulai diatur. Pernah kepikiran untuk ikut ambil kuliah S2 juga di jepang, tapi rada pesimis sama kemampuan intelektual dan finansial. Lagipula bukan kuliah nya yg bikin saya tertarik,tapi kehidupannya,budaya kerja nya,semangat inovasinya. Pernah nnton The Last Samurai kan? Bagaimana sang Lakon yg terbangun di markas para samurai, kemudian berjalan2 dan ketemu dengan masyarakatnya yang rajin,orang nanem padi, ya itu...(opone..).

Kedua terkait pekerjaan. Saya pengen pindah dari Subang. Udah 3 tahun e. Kepingin pindah ke jawa timur. Dalam doa yg saya selipkan itu adalah pindah ke tempat kerja yg stabil secara politik di internal maupun eksternal, bidang kerja yg sesuai dengan passion,tim kerja yg solid dan bahu-membahu, orang2 yg bekerja secara ikhlas dan jujur, efektif dan efisien, dan lingkungan kerja yang serius tapi santai seperti layaknya sebuah keluarga yang proffesional, tempat kerja yang dekat dengan orang tua di Malang sekaligus dekat dengan calon istri dan keluarganya. Apa? Ada yang protes karena terlalu banyak maunya? Maaf ya, ini urusan saya sama Tuhan saya, Allah. Sebenarnya semua bisa disimpulkan menjadi sebuah kalimat yaitu diberikan tempat yg terbaik,tapi..sekali lagi itu bukan urusan anda,daripada anda membatin dan berkomentar negatif,lebih baik doakan saya! Atau jika anda punya koneksi dan kemampuan kekuatan maka pindahin saya ke Jatim yang anu, yang anu sesuai yang saya inginkan dalam doa saya. Kapan hari saya ngimpi semua orang yg saya kenal di Subang, pindah satu persatu, hingga smuanya pergi. Tapi dari sekian banyak orang hanya saya yg ngga ikutan dipindah. Syukurlah itu cuma mimpi, dan biasanya yg terjadi di dunia nyata adalah kebalikan dari apa yang terjadi di dunia mimpi. Sorekara, Semoga segera terwujud...AMIN! (Pak Amin, langsung noleh).

Ketiga sudah saya singgung di keinginan kedua. Segera menikah. Hm..aturan majapahit dan sunda galuh terkadang terasa merepotkan,tapi mau gimana lagi, bahkan itu pesan utama dan paling utama. Kesehatan jadi nomer 2 waktu itu. Akhir2 ini saya kepikiran meskipun ngga ada aturan itu apa iya genre kehidupan yg satu ini akan berjalan lancar? Terus terang saya pesimis. Latar belakang nama beken perusahaan ini juga kayaknya kurang membantu ee..jadi kepikir,buat apa kerja di perusahaan pelat merah beken tapi ngga menjual sebagai calon mantu idaman?jadinya kayak ngga ada yang membanggakan gitu sama pekerjaan di perusahaan ini. Udah produk kualitasnya jelek, sering di komplain, sistem kerja ujung tombok dsb. Ini juga yg jadi latar belakang supaya bisa dapet kerjaan yg sesuai passion. Cuma finansial sebenernya yg tercukupi disni. Alhamdulillah.

Dari kesemuanya sebenarnya kalo dilihat ngga ada tujuan akhirnya. Hidup ini mau ngapain itu bingung. Ini yang bikin cemas. Terus terang planning masa depan mau ngapain, termasuk mau berkarier kah, mau wirausaha, mau ahli ibadah, mau apa itu bingung. Orang ngga punya tujuan itu hidupnya susah, terombang-ambing,makanya saya bingung. 2016 saya pengen semua nya jelas. Kalo memang mau nya tetap bertahan di pekerjaan ini, ya harus jelas dan mantep. Kalo mau resign juga musti mantep. Kalo aja resign sekarang, nti mau ngapain juga bingung. Intinya saya dan kita semua butuh kepastian. Jadi, 2016 itu butuh kepastian. Semuanya di tahun ini harus ada kepastian. Tahun ini akan banyak pengambilan keputusan juga pastinya...Pengambilan keputusan akan mendapatkan kepastian

Subang, Rp. 15.000,-

Emang di daerah kecil kayak Subang gini itu kadang kita bisa banget liat orang-orang yang sok pinter, sok ngerti, sok paham tentang suatu hal. Pagi ini tadi contohnya, karena udah ngga sabar pengen make netbook baru akhirnya terpaksa nginstalin netbook di sebuah toko komputer. Disini toko komputer bisa dihitung dengan jari, namanya juga kota kecil. Alasannya terpaksa nginstalin netbook ke toko awalnya karena abis subuh tadi mau coba nginstal sendiri by myself. Maksudnya biar ngerti dan biar puas gitu karena bisa nginstalin sendiri. Eh.. ngga sengaja pas awal sebelum instal partisi bawaan pabrik keutak-atik dan berakibat netbook ngga bisa dinstal. Cuma masuk ke Bios ato kalo ngga gitu masuk booting, cuma partisi yang ada ngga bisa diinstalin windows. Kalo ngga salah tulisan nya gini "Not Found Activated Partition". Sudah gitu saya keburu kerja, maksudnya biar sama-sama bisa beres. ilmu manajemen waktu laah.

Setelah sampe di toko tersebut saya bilangin "Mas saya mau instal netbook,ini masih baru, barusan saya coba instal sendiri tapi malah partisi nya kehapus" Karyawan yang nerima tersebut iya-iya aja. Dalam hati saya kira dia ngerti karena dikiranya nginstal netbook seperti biasa. Awalnya saya kira itu petugas juga udah tau masalahnya apa, coz saya sendiri juga udah nerangin keluhan saya apa mulai dari partisi bawaan sistem yang kehapus, tampilan setiap power netbook dinyalakan, perihal netbook yang cuma bisa masuk bios, diinstalin ngga bisa-bisa, dll. Karena karyawan penerima tersebut iya-iya aja yaa sudah saya anggep ngerti permasalahannya. saya dikasih nota dan saya juga udah tulisin nomer telepon saya di nota tersebut. Saya balik kekantor. Karyawan ini keliatan seperti masi anak magang, tapi yang udah lama, sedikit ngerti laah cara melayani pelanggan.

Setelah dua jam saya balik ke toko itu tadi karena katanya nginstal maksimal dua jam, kalo ngga ada masalah apapun yang berat. Dan saya yakin kalo ngga ada masalah apapun yang berat, karena itu barang baru, dengan kata lain ngga ada masalah dari sisi hardware. Software yang bermasalah soalnya kesalahan dari saya tadi pas waktu mau nginstal pagi-pagi. Lalu saya tanya ke petugas yang lain dari yang tadi pagi, yang kebetulan pas lagi ngga ada pelanggan. Laki-laki umurnya sekitar 30 tahunan ke atas. "Mas saya mau ambil netbook yang nginstal tadi pagi atas nama Gemma".

Nunggu sebentar, sambil dicek, trus jawaban orang ini yang bikin shock,

"Belum selesai mas, lagi dibenerin. Hard disknya dibongkar soalnya pas mau diinstal ngga bisa diapa-apain. Mau dicoba pake harddisk punya kami, dicek apa ada masalah"

Terus terang saya langsung emosi dong, mungkin karena cek medis kesehatan terakhir tekanan darah saya emang lagi tinggi jadi bawaanya gampang emosi terus, soalnya mereka ngebongkar daleman netbook saya tanpa ada pemberitahuan sama sekali. Dan ini netbook masih garansi, guoblok! Kalau emang dalemannya yang error, kan bisa telepon ke nomer saya di nota yang udah saya tulis tadi pagi. Ini malah tanpa ba bi bu seenaknya aja bongkar-bongkar!!.

"Lho mas dibongkar gimana??"

 Iya dicopot harddisknya, mau di tes dulu di netbook kami apa ada masalah ato ngga gitu."

 Lhoh, garansi saya ilang dong?

"Lho masih ada garansi nya ?"

Wuuh disitu saya tambah emosi dong, pengen banget bilang 'JAN**K' di depan orang itu. Untung ada kursi, saya langsung duduk sambil nahan emosi. Saya kepikiran banget garansi nya  soalnya kan sayang banget netbook masih baru kinyis2, udah diperkosa ajah, kampret!!

"Gimana mas, diterusin?"

"udah sini mana saya ambil aja mas" dengan nada sedikit ketus.

Ternyata duduk emang lebih bisa menenangkan emosi daripada ketika kita sambil berdiri. saya nunggu agak lama, buat ngambil netbook itu. Kayaknya mereka yang didalem lagi ngebetulin, masang2in apa yang mereka baru aja bongkar. Sambil saya nunggu itulah orang yang umur 30an itu yang ngelantur.

"Garansi nya masih aman kok mas, saya sering buka netbook buat nambahin memori. trus pas dikasih ke servis center mereka masih mau nerima. Bilang aja kalo sengaja dibuka buat nambahin memori" Kami sering jual netbook, dari 10 paling banyak 2 lah mas yang bermasalah dalam penginstalan di awal gini. Jarang banget kayak gini"

Jawaban pembelaan yang geblek, ngawur, sok tau, dan segala macem alasan yang saya simpulkan dalam dua kata 'MATAMU AANCOK'!!! Dia ngomong sambil seakan-akan dia paling ngerti dan menganggap saya pemain baru dalam dunia komputer. Dikira nya saya sama kayak orang-orang pemula yang sama-sama ngga bisa nginstal komputer untuk pertama kali. Nada bicara nya, gaya ngomongnya, tatap matanya, gestur tubuhnya, bikin saya terintimidasi. Saya sebenernya suka kalo orang lain menganggap saya ngga tahu apa-apa, tapi saya paling benci dan jengkel dengan orang yang meremehkan saya. Apalagi ini masalah komputer yang saya yakin pengetahuan saya ngga nol-nol banget. Dan satu lagi saya ngga denger ucapan maaf atas kelancangan mereka memperkosa netbook baru saya itu. Apa gunanya saya tuliskan nomer telepon saya disitu. Siapa yang minta untuk diservis? Yang saya minta kan jelas, INSTAL WINDOWS!!

Setelah nunggu agak lama dan barang sudah dikasih ke saya, saya cek di tempat baut ada bekas2 segel yang dilepas ato ngga. Ternyata ngga ada, atau mungkin emang sudah dibersihin. Mas nya yang tukang servis bilang gini :

"Ini tadi waktu mau diinstal windows, netbooknya ngga bisa diapa-apain. Buat ngetik aja ngga bisa. Bisa masuk Bios, tapi setelah keluar tetep ngga bisa diapa-apakan. Kayaknya harddisknya mas. Waktu booting buat instal windows bisa masuk tapi pas di klik partisinya tetep ngga bisa juga"

Dalem hati saya setengah ketawa, soalnya itulah masalah yang sama yang saya sampaikan pagi tadi waktu nyerahin ni netbook ke si petugas yang pertama. Saya heran, jadi dari awal ini mereka mulai dari yang nerima sampe yang ngebongkar semuanya itu ngga ada yang bener-bener paham troublenya dimana. Iya..iya tadi pagi itu juga ngga ada gunanya. Maksud hati ingin menghemat waktu malah membayar mahal dengan bayang-bayang kehilangan garansi resmi. Dan saya yang level pemula ini pun masih yakin kalo kemampuan saya masih lebih tinggi asal saya niat fokus kayak mereka dalam hal perkomputeran. FUCK!!!!

Akhirnya sebelum saya pulang ada satu hal yang ingin saya tes dan pastikan ke mereka. Saya tanya gini :

"Ya udah, berapa semuanya ini mas?"

"Eum..paling biaya check up aja mas, Rp. 15.000,-"

OKE, Case Closed...I'll Never Comeback!!! SHIT !!!
**********
 
Setelah sampai lagi dikantor saya cek keadaan netbook saya. Ternyata emang masih sama ngga bisa diapa-apain seperti tadi pagi. Ngga ada yang berubah, kayak ngga diapa-apain sama sekali. paling pengaturan di BIOS yang kayaknya diutak-atik sama mereka. Langsung saya restore ke default. Saya search di google sebentar sambil ninggalin makan siang. Saya booting lagi buat instal windows, tetep sama, partisinya ngga bisa diklik. Saya coba-coba terus sampe akhirnya saya melalui suatu tahapan yang mengakibatkan munculnya notifikasi sebagai berikut : "windows cannot be installed to this disk. The selected disk has an MBR partition table. On EFI system, windows can only be installed to GPT disks". Barangkali ada yang mengalami hal yang serupa dengan saya?? kalo ada saya udah nemu solusinya. Search aja di youtube tentang "How to convert MBR to GPT during windows installation". Ternyata cuma gitu doang. Dan...bener-bener gitu doang. Oalaaah tiwas ae reek..jan getun ngunu rasane pas wes ngerti carane tibak e mek ngono thok, Nggluethek! Setelah berhasil, partisi netbook jadi bisa di klik buat install windows, saya tinggal sholat dzuhur, saya balik udah 80% an. Total waktu yang dibutuhkan cuma sejam antara jam 12 - jam 1 siang buat search di google sampe ready to use. Bener-bener sebuah harga Rp. 15.000. Fyi, tulisan ini dibuat ketika Presiden Indonesia Joko Widodo sedang didera awal krisis ekonomi dimana nilai tukar rupiah melemah sebesar 1 US$ = ≥ Rp. 14.000.

Gerakan Tangan

Gerakan tangan sebenernya bisa menjelaskan beberapa hal. Mungkin kita pada pernah ngeliatin temen kita yang sedang ngomongin temennya yang gemuk dengan lengan terentang lebar, atau mereka yang sedang pidato dengan menggerakkan tangan mereka. Kurang lebih seperti itulah gambaran dari gerakan tangan dalam mengekspresikan sesuatu <-- (dalam makna sebenernya bukan ala Syahrini :D).

Berikut ini merupakan beberapa contoh dari gerakan tangan yang mungkin bisa dijadiin sebagai salah satu sumber informasi guna mengetahui maksud sebenarnya dari seseorang melalui bahasa tubuhnya. Menggosok telapak tangan merupakan gerakan yang bersifat positif lo. Contohnya di las vegas, pelempar dadu yang mau ngelemparin dadunya kadang menggosokan kedua telapak tangannya sebagai isyarat bahwa dia menginginkan kemenangan. Seorang marketer yang sedang bicara dengan bosnya "kita baru saja mendapat order besar" biasanya juga sambil menggosokkan kedua tangannya.

Lha, semakin cepet ato ndaknya seseorang menggosok telapak tangannya itu menunjukkan siapa yang akan nerima manfaat positif. Contohnya seorang sales dari sebuah agen perumahan ketika mengatakan "saya mempunyai rumah yang sesuai dengan yang anda harapkan" sambil menggosok telapak tangannya dengan cepat, secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa ia mengharapkan pilihannya akan bermanfaat buat anda. Sebaliknya jika sales tersebut mengatakan sambil menggosok tangannya secara perlahan. Pasti terlihat licik ato jahat dan anda akan merasa bahwa ia mengharapkan hasil yang bermanfaat baginya bukan bagi anda.

Beda lagi konteksnya saat anda melihat seseorang dari Surabaya yang sedang menunggu angkot di kota Batu, di pagi hari yang dingin, sambil menggosok kedua tangannya. menurut anda manakah yang benar, dia kedinginan ato dia mengharapkan agar angkot yang ditunggu-tunggu segera datang ?? :D



#Allan & Barbara Pease


by Gitgem
 

Isyarat Tubuh Dari Perokok

Ngomongin soal rokok di Negara yang hampir sebagian warganya hidup dari penghasilan pabrik rokok emang sedikit dilema. Yang satu bilang kalo pabrik rokok ditutup, maka akan semakin banyak pengangguran...dan satunya bilang juga bahkan mem"fatwa"kan bahwa rokok HARAM! Nah, kalo udah begini bingung anda akan berdiri di sisi yang mana.

Ada yang bilang, merokok itu semacam tanda eksternal dari adanya sebuah kekacauan. Orang yang merokok belum tentu dia ketagihan nikotin namun bisa jadi karena dia membutuhkan ketenangan. Jadi ini kayak kegiatan pengalihan untuk ngelepasin ketegangan yang menumpuk dalam kehidupan sosial. Merokok juga biasa dilakuin buat ngurangin kecemasan yang dirasakan oleh seseorang. Orang yang ga ngerokok biasa ngunyah permen karet, menggigit kuku, mengetuk tangan ato kaki, merapikan leher baju, menggaruk kepala, jalan mondar-mandir, dsb untuk menutupi kecemasan yang sedang mereka rasain.

Bayi yang disusui oleh Ibunya lebih lama cenderung lebih kecil kemungkinannya menjadi seorang perokok. Mungkin ini disebabkan adannya keterikatan yang erat antara bayi dengan payudara ibunnya yang menimbulkan kenyamanan yang tidak bisa dihadirkan oleh botol.

Kajian mengatakan bahwa isapan rokok yang kecil dan cepat akan memberikan rangsangan ke otak serta memberikan tingkat kesadaran yang lebih tinggi. Isapan yang lebih panjang dan lambat berfungsi sebagai penenang. Pria cenderung lebih lama menahan asap di dalam paru-paru dibandingkan wanita, sehingga perokok Pria lebih mungkin terserang kanker paru-paru dibandingkan wanita.

Seseorang yang menghembuskan asap rokoknya keatas menunjukkan seseorang yang merasa positif, superior, atau percaya diri. Kebalikannya yang menghembuskan ke bawah maka mereka adalah seseorang yang pikirannya sedang negatif, penuh rahasia, atau curiga. Semakin cepat menghembuskan nafas ke atas maka akan semakin positif perasaan perokok tersebut. Begitu pula sebaliknya. Dalam suatu perundingan orang yang merokok membutuhkan waktu yang lebih lama dalam membuat keputusan. Perokok ini merasa dapat menunda keputusan dengan mengalihkan perhatian ke proses merokok. ritual merokok akan sering dilakukan selama saat-saat tegang dari perundingan. Jadi jika anda menginginkan keputusan yang lebih cepat dari mereka maka berundinglah di ruangan yang bertuliskan "dilarang merokok"
#Allan & Barbara Pease

by : Gitgem

The Story End

Masing-masing dari kita pasti pernah ngerasain yang namanya perpisahan. Entah itu dengan teman, keluarga, sahabat, pacar, istri ataupun anak. Begitulah…gimana rasanya yaa. Em… sediih? Iya…galau? iyaa…putus asa? mungkin… Sudah gitu ga ada yang bisa kita lakukan saat orang yang begitu dekat dengan kita kemudian pergi meninggalkan kita. Pergi bisa bermacam-macam. Keluar kota, keluar pulau, keluar negeri atau keluar dunia (meninggal).

Jadi ni anak sebenernya adek tingkat sii, beda jurusan satu fakultas. Cewek Medan, Orangnya supel, banyak makannya , sikap baiknya bikin orang salah paham, cowoknya banyak, pikun, katanya siih…pinter, namanya “dia”… Dia lulus lebih dulu dibanding aku. Cuma beda 4-6 bulan duank, tapi secara “de facto” dia emang lebih cepet kuliahnya dibanding aku. Dia 4 tahun lulus, aku 5 tahun lulus (mungkin dia emang bener pinter).

Saat mengerjakan skripsi merupakan saat-saat yang paling diminati oleh semua yang ngerasa ato ngaku sebagai mahasiswa. Buktinya, semua mahasiswa ga ada yang lulus sebelum mengerjakan skripsi. Jadi terbukti kaan kalo skripsi itu idola para mahasiswa (gilaa..). saat ngerjain skripsi pula kadang cerita sedih, seru, seneng, sumpek bahkan serem sering terjadi. Kebersamaan kita cuma 1 tahun. Selama 1 tahun itu kita cuma 3 kali wisata kuliner, tapi hmm…aku rasa berkualitas waktu yang kita jalanin waktu itu. Dia bisa memperlihatkan sudut pandang yang berbeda saat sedih, saat sumpek dia bisa ngehapus jejak-jejak kerutan di dahi, saat seneng dia membuat seneng itu terasa lebih berarti, dan saat serem dia yang paling duluan larii dan hari-hari seru pun selalu senantiasa mengikuti. Hal itu juga dilakukan dengan kapasitasnya sebagai seorang temen yang bagiku…wooow, sangat berkesan! Sehingga cepet2 lulus!

Setelah wisuda masing-masing kini memikul tanggung jawab yang berbeda-beda. Beban yang berbeda-beda dan masa depan yang berbeda-beda. Dia memutuskan melanjutkan perantauannya di jawa, ngga balik ke Medan. Cita-citanya sii mampir ke Jakarta, sama kayak orang-orang kampung yang pengen liat KOTA (ahahahaha…). Saat itu pula, rasa kehilangan yang “bener-bener itu” begitu kerasa…

Rasanya itu mirip-mirip kayak gini, teman…
Kebetulan aku juga suka sekali dengan film –film yang….eum, gmana ya deskripsinya…pokoknya filmnya bagus mulai dari pemerannya, actingnya, soundtracknya, tapi terutama si buat aku tu jalan critanya dan makna filmnya. Langsung aja aku kasih contoh film Harry Potter yang kebetulan aku suka setiap jalan cerita di masing-masing episodenya. Ngga mesti Harry Potter yaa, kalo pembaca punya film kesukaan lainnya ya analogikan harry potter dengan film kesukaan anda tersebut. Begitu aku nonton film harry potter 7B yang kemudian TAMAT rasanya kan seperti “wah, sayang sekali film sebagus ini udah ga ada lanjutannya”. Beda kalo kita nonton harry potter chapter 1 yang setelah habis, mungkin reaksi kita biasa-biasa aja ketika dibilang ga ada lanjutannya lagi. Hal ini dikarenakan ketika harry potter 7B tamat, kita udah terlalu lama bersama-sama sejak harry potter chapter 1. Dan sejak chapter 1 sampe chapter 7, tiap chapter punya kenangan sendiri-sendiri, punya ketegangan, emosi maupun kondisi hati sendiri-sendiri. Kalo film, suatu saat kita bisa puter lagi dan nonton lagi berulang-ulang. Tapi persahabatan, perjalanan, peristiwa yang kita telah alami sulit sekali untuk kita ulangi kan??? Coba, apa anda bisa kembali ke saat anda masih bersama-sama dengan mantan yang masih anda sayang sedangkan saat ini anda telah beristri dan mempunyai 2 orang anak yang sehat? Yang bisa kita lakukan hanyalah mengingatnya kaan… Subhanallah!! Lalu saat ditengah-tengah kita mengingatnya kemudian penyesalan dateng. Penyesalan itu emang dateng belakangan, saat imsak uda dateng, saat menu berbuka udah habis, saat ramadhan telah lewat, saat dosa baru aja kita lakukan, saat waktu ujian telah datang, saat kematian telah menjemput, bahkan gosipnya saat hari pembalasan dosa-dosa kita, penyesalan itu masih aja dateng terlambat…(kyak Indonesia ya, telat terus…).

Lalu penyesalan seperti apa yang aku alami?
hmm, jadi ketika dia memutuskan untuk pergi melanjutkan perantauannya, kehilangan dan penyesalan bercampur jadi satu. (Apalagi pas berangkat ga kasih kabar dulu, sms kek, peliit..) Kalo rasa kehilangan mungkin masing-masing dari anda pasti udah bisa ngebayangin kaan gmana rasanya. Sedangkan rasa penyesalan itu dateng karena hmm, aku sempet kepikir gini “ dia sudah dateng dan memberi banyak wejangan dan pengaruh dalam hidupku, apakah aku pun telah memberi pengaruh yang positif untuknya ?” jika dirasa sudah, mungkin penyesalan ga akan mampir, masalahnya aku merasa belum…

Oke, sekarang kita tinggalkan dulu penyesalan yang emang selalu telat… Kita coba singgung masalah kehilangan yang aku rasakan dan bagaimana kira-kira mengatasinya?
Emang kehilangan temen/sahabat/pacar itu ga seberapa dibandingkan kehilangan anggota keluarga/anggota tubuh. Namun tetep dunk, namanya kehilangan…. Ga ikhlas, ga ridho’, ga terima itu selalu ada. Kenapa tuhan memisahkan kita, memisahkanku dengan orang yang bisa meramaikan suasana kehidupanku (ceileee…kayak yang istrinya ajaa siiih) ato kalo dikaitkan ama film “kenapa filmnya udah TAMAT siih, cerita anaknya Harry Potter kek, lord voldemort ga jadi mati kek, ato gmana gituu, ato dibikinin cerita Sinetron gituu…biar lama, hahaha….”

Dan ternyata begini…
Sesaat setelah harry potter 7B tamat, kita bersedih, karena tu film uda ga bakal ada lanjutannya lagi. Sensasi yang akan kita rasakan saat nnton tu film uda ga bakal pernah kita rasakan lagi. Kita sedih, galau ,bahkan ekstrimnya sampe-sampe putus asa, saking putus asanya sampe ga mau nonton film lain lagi selain harry Potter, diulang-ulang terus dari chapter 1 ampe 7B secara marathon tiap ari….(percaya deh, pasti ada yang kayak gitu..). namun beberapa bulan, atau bahkan beberapa hari kemudian kita ga sengaja nemu film baru, sekuel baru, yang ternyata ga kalah seru dibanding Harry Potter (well, ini kenyataan…). Dan akhirnya harry potter sedikit demi sedikit terlupakan, bahkan file di komputer kita pun kita buang, kita ganti ama file film terbaru tersebut supaya hard Disk ga penuh. Ekstrimnya lagi kita pun bilang “harry Potter” ternyata ga ada apa-apanya dibanding ni film. In the End, We Find Another feeling!

Berkaca dari kejadian tersebut aku coba aplikasikan, kita ngga bisa terus-menerus bersedih saat seseorang teman dekat meninggalkan kita… tapi file nya aku ngga mau buang. File nya aku burning ke CD, tu CD kemudian dibingkai/disimpen dengan baik sehingga suatu saat bisa disetel lagi kalo kangen. Hard disk ga penuh tapi filenya juga tetep ada. Jadi ingetanku ga mau ku hapus. Ingetanku kusimpen di rak dalem otak yang terlindung dengan baik. Dan Subhanallah, Tuhan menciptakan otak yang punya hard disk unlimited! Bahkan Tuhan membekali setiap orang punya 2 mesin waktu agar kita bisa menonton atau bahkan mengulanginya kalo kangen. Untuk ke masa lalu mesin waktunya bernama kenangan, dan untuk kemasa depan namanya harapan. Kita kudu yakin, akan ada film yang lain, karena banyak sutradara handal diluar sana. Aku pun yakin akan ada dia yang mampu menyemarakkan lagi suasana hati yang sedingin kota Malang malem ni, karena ada Allah yang merupakan sutradara terhandal diatas sana. Jika CD itu dibingkai, begitu pula memori saat 1 tahun kita dulu akan disimpan dengan rapi

Buat dia yang udah membantu mengobarkan bendera pengerjaan skripsi secara tidak langsung dari jauh, dia yang ndengerin curhat saat makan nasi goreng di lowokwaru, nemenin makan di cak Pi’i waktu malem minggu, pas nemenin cari mie buat kontrol di skripsiku lalu mampir di serabi imut, trus pas buka bareng di Pulosari yang kepedesen gara-gara Ma’ Icih, heuum….semoga kalimat ini masih banyak lanjutannya yaa.. kan kamu sendiri yang bilaang “jangan putus yaa mas, silaturahmi kita ni, meski masing-masing uda nikah, kakek-nenek klo perlu (dengan logat medan mu) TERIMA KASIIIIIIIHH… T.T BERKAHMU TU EMANG BIKIN SALAH PAHAM tapi mending daripada SALAH ALAMAT >.<

OST YUI-Goodbye Days

By Gita

Untitled

Upps, Sorry-sorry udah ga di update ceritanya soalnya masih sibuk2nya ngerjain skripsi. Lebih tepatnya sekarang ini h-10 menuju kOMPRE (Cieeee.....). Semua serba merayap, mulai dari revisian materi presentasi sampe laporan akhir. Belum latihannya...

janji deh Cerita selama pengerjaan skripsi akan segera dibuat setelah saya dinyatakan sebagai S.TP (Hurrraaayyyy!!!)

H-10 ini juga aku ud tau siapa calon dosen pengujiku nantinya. harapanku nama dosen penguji itu ngga berubah. Wes Sreg soale, hehehe...Hanya saja justru H-10 mulai menjadi ragu-ragu terhadap hasil penelitian ku sendiri...sebentar yaa, saya harus fokus ke pengerjaaan skripsi ini dlu. See You next time, Buddy....

Bentuk kepemilikan bisnis

Saat kita-kita ini akan memulai buat membangun sebuah usaha mungkin yang satu ini tidak bisa kita lewatkan begitu saja. Yaa…bentuk usaha mempengaruhi langkah dan strategi kita sebelum mulai melangkah. Apalagi kalo di Indonesia, mungkin di semua negara, usaha belom gedhe tapi udah ada aja tarikan, pungutan, pajak, dsb. Sampe-sampe kita bingung bukan karena ga dapet pembeli tapi karena saking banyaknya pungutan-pungutan baik liar maupun jinak. Pungutan tersebut atau istilah kerennya pajak juga berbeda-beda tergantung bentuk dan jenis usaha yang kita jalankan. Ada beberapa bentuk usaha yang mungkin bisa anda jadikan pilihan saat membangun perusahaan anda diantaranya adalah:

Perusahaan perseorangan

Bisnis ini dimiliki oleh satu orang dimana pemiliknya disebut pengusaha perseorangan. Pengusaha perseorangan kudu mau menerima tanggung jawab penuh atas kinerja perusahaan (ya iyaaa laah…..). Ada beberapa tips untuk menjadi pemilik perusahaan perseorangan yang tangguh. Simpel aja siiih, berdoa! hehehe….Selain itu kalian kudu punya kemampuan yang mumpuni dalam berkomunikasi, teliti, rapi berorganisasi serta kepemimpinan yang kuat, dsb yang banyak banget kalo kudu disebutin atu-atu. Yang jelas kalo mau usahanya jalan kudu jadi pribadi yang “kuat” pula. Oiya untuk sukses bisa juga anda ngenger dulu di perusahaan yang lebih besar atau perusahaan saingan. Contohnya misal manajer restoran A biasanya mendirikan restoran sendiri dengan nama baru M gituu (kenapa harus M ? dan kenapa harus ada kata gituu?). Pengalaman di bidang manajer tentunya sangat kritis untuk mengerti persaingan dan perilaku pelanggan dalam pasar tertentu.

Keuntungan bentuk usaha ini adalah sistemnya simpel, ga ruwet. Kaitannya ntar ama dokumen-dokumen yang akan dipenuhi ketika ngedaftarin perusahaan kita. Pengendalian seutuhnya dari kita sebagai pemilik perusahaan. Pajak bentuk usaha ini juga relatif rendah daripada bentuk usaha yang lain. Yang terakhir, kalo ada keuntungan maka keuntungan itu bakalan menjadi milik kita sepenuhnya. Ga usah tolah-toleh deeh…wkwkwkwk.

Menjadi masalah adalah saat perusahaan kita merugi. Yang dikejar-kejar ama penagih hutang sapa lagi kalo bukan kita sendiri. Kalo diri kita sendiri siih masih mending, gmana kalo istri, anak, maupun anggota keluarga kita yang kita sayangi yang ikut kena getahnya….? Karena modalnya juga milik pribadi, maka dananya juga terbatas. Maka dari itu untuk usaha skala besar bentuk usaha ini kurang begitu cocok dan amat sangat tidak disarankan sekali.

Bersambung....

(By Wardhana)

Produk Cetak













Well, ini semacam contoh produk stiker dan gantungan kunci yang udah banyak beredar di kawasan Universitas Brawijaya. Di beberapa tempat fotokopi di sekitaran Universitas Brawijaya produk stiker dijual seharga Rp. 2000,- dan gantungan kunci seharga Rp. 4500,-. Feel free to buy it. ^^

Segera menyusul untuk kampus UM dan UNMUH Malang.

Untuk pemesanan akan diberikan dengan harga yang tentunya berbeda dengan yang dijual dipasaran. PM yaah...

By Gitgem

Menuntut ilmu di Desa Ngusikan

Mengesankan. Cuma itu yang bisa aku ucapkan setelah pulang dari aktivitas KKN di Desa Ngusikan Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang tanggal 5-16 Juli 2010 yang lalu. Sayangnya aktivitas disana memakan nyawa dengan meninggalnya teman dekatku selama 3 tahun ini, yaitu HP Nokia 6020 dikarenakan kecerobohanku sendiri saat secara tak sengaja HP kesayanganku tersebut jatuh didalam bak mandi. Akibatnya kini HP tersebut sudah berstatus RIP. Oiya, kalo ada yang berminat dengan HP ku, maksudnya mungkin ada yang tertarik dengan LCD nya, kardus HP nya, charger, handset, covernya, dsb semuanya masih bagus dan akan segera dijual secara terpisah dengan harga terjangkau. ^^

Selama 2 minggu disana ga banyak emang aktivitas yang kita lakukan tapi emang pengalaman bisa hidup di suasana desa selama 2 minggu tanpa kekurangan apapun terasa sedikit membanggakan. Mulai dari pelatihan produk hingga lomba “rangking 1” kami lakukan. Mulai dari bertemu ibu-ibu hingga anak-anak SD semua kita alami. Panasnya kota jombang dan keterbatasan makanan berbau daging juga kita rasakan. Dan ternyata emang benar sepanas-panasnya kota Malang, masih lebih dingin daripada kota-kota lainnya diluar Malang.

Desa Ngusikan ini terbagi menjadi 5 dusun yaitu Dsn. Ngusikan, Dsn. Tanjung, Dsn. Jinggring, Dsn. Kambingan, dan Dsn. Balungrejo. Sepanjang penglihatan kami potensi utama daerah ini adalah tanaman tebu dan sedikit singkong. Kebanyakan warga didaerah ini bekerja sebagai petani penggarap meskipun ada juga putra daerah yang memiliki usaha di bidang perikanan ikan lele dan gurame serta peternakan burung puyuh. Adat istiadat jawa dan Islam masih berkembang dikalangan masyarakat.

Pertama kali tiba, kami beranggotakan 11 orang melakukan jalan-jalan malam menuju kerumah pak Kades yang berjarak 1-2 Km. Saat itu kurang lebih antara pukul 19.30 - 21.00 WIB. Malam-malam tanpa lampu penerangan jalan, hujan gerimis, jalanan becek dan bener-bener ga ada ojek. Mirip lagunya Cinta Laura. Sekarang aku jadi ngerti apa yang dirasain Cinta Laura pas nyiptain lagu yang sempet jadi trend di beberapa stasiun tv tersebut. Heheh….Jalanan di desa Ngusikan emang banyak yang rusak. Jalanan ini sering dilewati oleh kendaraan truk pengangkut tebu sehingga jalanan menjadi sangat licin dan becek apalagi saat hujan turun.

Selama dua minggu aktivitas kami di Desa Ngusikan, tidak ada sesuatu yang berkesan selain mengadakan kegiatan-kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Adapun yang kita alami disana adalah euforia kemenangan Spanyol di Piala Dunia, pengakuan Cut Tari, gugatan cerai istri Gugun Gondrong (Lhoo…lebih banyak nonton gossip tv daripada aktivitas lapang, hehehe…). Mulai dari pelatihan IT hingga produk olahan pangan. Rata-rata kegiatan kami di desa berlangsung lancar dan terkendali. Hingga pada akhir minggu kami mengadakan kuis “rangking 1” yang diadopsi dari acara Trans Tv setiap pagi kepada murid kelas 4-6 SD Ngusikan 1.

Namanya anak-anak, Beuuh..rame banget. Rame disini tidak hanya rame antusias tapi rame suara pendukung pada para peserta. Sudah dibilang ga boleh nyontek, tetep aja ngelirik. Para penonton uda dikasih tau untuk tidak memberi jawaban ke peserta tetep aja mereka teriak-teriak jawaban soal. Fufufu..emang lucu. Namanya juga anak SD. Kalo masyarakatnya yang ikut kuis, mungkin malah bisa terjadi tawuran antar warga (lhoo ^_^).

Tak terasa (baca: terasa sangat lama) sudah 2 minggu kami disana, di Kabupaten Jombang. Akhirnya tiba saat-saat untuk berpamitan. Emang bener ternyata kalo kita akan merasa memiliki setelah semuanya hilang. Ternyata waktu 2 minggu itu sebenarnya hanya untuk masa adaptasi saja karena dalam waktu 2 minggu itulah kita baru aja mulai dekat dengan masyarakat, tapi kita harus balik Malang. Aktifitas lain yang lebih berat “mungkin” menunggu. Dan ada rasa kehilangan yang aku rasakan. Kangen dengan suasana desa Ngusikan, rindu dengan 10 anggota kelompok yang lain, jajanan depan mesjid yang selalu ngumpul tiap sore, warung pojok “Nasikoe”, dan yang terpenting adalah rindu dengan hangatnya suasana pagi disana. Soalnya pas pulang ke Malang, sumpah tiap pagi di Malang dingin banget seakan-akan berada di dalam refrigerator. Brrrrr…

Jumat tanggal 16 Juli 2010 (Met ultah, buat yang ultah) merupakan hari terakhir kita disana. Setelah pamitan ke beberapa perangkat desa dan sholat Jum’at, kami langsung pulang menuju ke Malang. Aku sendirian naek motor lewat Mojokerto menuju ke Malang. Anggota lainnya numpang mobil fakultas lewat kota Batu. Sendirian naek motor ada serunya juga, dari Jombang sampe Malang balapan terus ama bus “Tentrem”. Sambil melihat-lihat kota Jombang, Peterongan, Mojosari, Japanan, Pandaan, Singosari dan MALANG. HHooorree!!!!! Alhamdulillah sampe dengan selamat di Malang jam 17.00 WIB, mampir kampus bentar buat ngambil tas, terus masuk rumah jam 18.00 WIB.

2 minggu memang terlalu singkat untuk meraih arti sebenarnya dari pengalaman ini.
Namun 2 minggu ini akan selalu terasa indah saat dikenang dengan segenap hati dan keikhlasan. Saat kita terbiasa dengan kegiatan yang jauh dari teknologi maka usaha kita akan terlihat lebih sungguh-sungguh dan bermakna. Begitupula teknologi tercipta untuk mempermudah bukan untuk menggantikan nilai yang terkandung sesungguhnya. Nilai yang sesungguhnya hanya terdapat dalam hati dan diri kita seutuhnya.

Begitulah, akhirnya sedikit jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota Malang berpindah kesuasana setengah desa di tepi kota Jombang. Sejenak melupakan aktifitas yang terlampau padat. Untuk kembali lagi meraih mimpi dengan usaha keras yang lebih dari sebelumnya.

Catatan ini dibuat untuk memperingati kematian HP Nokia 6020 di umurnya yang sangat muda yaitu 1 tahun 4 bulan

(Oleh: Gitgem)

Sifat Pati

Pati itu merupakan homopolimer glukosa dengan ikatan alpha glikosidik. Terdiri dari molekul amilosa dan amilopektin. Pati pada bahan pangan berada di dalam granula pati. Granula pati tersebut bentuk dan ukurannya berbeda-beda tergantung dari sumber pati. Granula pati yang berasal dari serealia ukurannya lebih besar daripada granula dari Umbi.

Pati dapat mengalami gelatinisasi. Gelatinisasi merupakan kondisi dimana granula pati pecah. Untuk mencapai gelatinisasi harus ada air dan suhu yang bervariasi tergantung darimana pati tersebut berasal. Air akan masuk kedalam granula pati, lalu granula pati akan membengkak luar biasa dan pecah. Suhu saat granula pati pecah disebut suhu gelatinisasi. Beberapa faktor lainnya yang mempengaruhi terjadinya gelatinisasi selain kadar air dan suhu adalah pH, konsentrasi pati, jenis granula, dan keheterogenan granula. Akibat dari terjadinya gelatinisasi pati akan kehilangan sifat birefringent (mampu merefleksikan cahaya terpolarisasi di bawah mikroskop) dan terjadinya pelarutan pati dan perubahan viskositas.

Pati juga mampu mengalami retrogradasi dimana rantai pati mulai berasosiasi kembali dalam struktur yang teratur hingga terbentuk struktur kristalin. Proses ini terjadi biasanya akibat proses pendinginan. Akibat terjadinya retrogradasi, pati akan membentuk kristal sehingga menjadi keras. Contoh spesifiknya ialah pada produk roti yang mengalami staling

Dalam produk pertanian baik dari umbi maupun serealia, jumlah molekul amilopektin selalu lebih tinggi daripada amilosa. berikut ini merupakan perbandingan komposisi pati pada beberapa produk pertanian:




Oleh: Gemma

Nongkrong Di Pabrik Mie Kering (Part II)

Nii... lanjutannya cerita ketika ayas nongkrong di pabrik mie....

3. Pengirisan (slitting)
Pengirisan bertujuan untuk membentuk benangan-benangan mie sehingga adonan menjadi untaian mie. Proses ini menggunakan alat yang biasa disebut slitter. Prinsip kerja Slitter ialah mengiris mie dengan melewatkan adonan mie ke lubang roller dimana akan bertemu dengan sisi menonjol roller yang lain sehingga diperoleh untaian mie.

Adonan mie yang keluar dari slitter akan terbentuk menjadi untaian-untaian seperti benang panjang. Untaian mie dibentuk menjadi bergelombang sebelum melewati tahapan pengukusan.

Slitter sendiri terdapat beberapa ukuran yang berbeda. Kebetulan Pabrik yang ayas tongkrongin pake ukuran/tipe 24 yang dimana artinya dalam 1 inchi terdapat 24 lubang a.k.a. 24 untaian mie. Mie yang telah diiris selanjutnya dibagi menjadi 5-6 jalur yang berbeda. Jumlah untaian mie pada bagian tengah diatur supaya lebih sedikit daripada jumlah untaian mie pada jalur bagian tepinya. Meskipun lebih banyak, namun untaian mie pada jalur bagian tepi adonan lebih tipis sehingga diperoleh keseimbangan antara berat mie dari jalur bagian tengah dengan mie dari jalur bagian tepi.

Apabila masing-masing jalur terdiri dari jumlah untaian yang sama maka berat produk mie akhir akan menjadi tidak seragam. Hal ini dikarenakan saat pengepresan ketebalan antara kedua bagian tepi dengan bagian tengah adonan berbeda. Lembaran adonan bagian tengah lebih tebal dari kedua tepi adonan.

Ketajaman pisau pemotong (slitter) juga perlu diperhatikan. Diperlukan pengecekan secara berkala guna menjaga ketajaman slitter. Slitter yang tidak tajam dapat menyebabkan irisan mie menjadi berkumis sehingga menurunkan kualitas produk.

4. Pengukusan (Steaming)
Proses pengukusan merupakan proses pemanasan menggunakan uap panas. Pengukusan (steaming) dimaksudkan untuk mendukung terjadinya proses gelatinisasi sehingga mie menjadi kenyal. Pengukusan bertujuan untuk mendukung terjadinya proses gelatinisasi pati. Proses gelatinisasi terjadi dalam beberapa tahap yaitu tahap pembasahan, tahap gelatinisasi,dan tahap solidifikasi. Mie yang keluar dari mesin steam memiliki tekstur yang kenyal, serta berwarna kuning matang.

Menurut Winarno (2002), pasta pati yang telah mengalami gelatinisasi terdiri dari granula-granula yang membengkak tersuspensi dalam air panas dan molekul-molekul amilosa yang terdispersi dalam air. Molekul amilosa tersebut akan terus terdispersi asalkan pasta pati tersebut berada dalam keadaan panas. Jika pasta tersebut kemudian mendingin, energi kinetik tidak lagi cukup tinggi untuk melawan kecenderungan molekul-molekul amilosa untuk bersatu kembali. Molekul-molekul amilosa berikatan kembali dengan cabang amilopektin sehingga menggabungkan butir pati yang membengkak dan membentuk semacam jaring-jaring sehingga terbentuk mikrokristal dan mengendap.Tahap pertama pada fenomena gelatinisasi ialah dimana permukaan mie akan mengalami pembasahan. Pada tahap pertama ini pori-pori mie akan terbuka sehingga mempermudah proses gelatinisasi.

Tahap kedua mie akan mengalami proses gelatinisasi. Granula pati dibuat membengkak luar biasa sehingga bersifat tidak bisa kembali seperti semula. Air yang berada di dalam bahan pangan tersebut terserap oleh granula pati sehingga membengkak. Terjadinya peningkatan viskositas disebabkan air yang dulunya berada di luar granula dan bebas bergerak sebelum suspensi dipanaskan, kini sudah berada di dalam butir-butir pati dan tidak dapat bergerak dengan bebas lagi (Winarno, 2002).

Tahap ketiga merupakan tahap solidifikasi dimana terjadi penguapan air pada permukaan mie dan mulai terbentuk lapisan film tipis sehingga mie menjadi halus dan kering. Apabila tidak terdapat tahapan solidifikasi maka mie akan menjadi lembek atau basah sehingga mie menjadi lengket pada konveyor dan menurunkan mutu produk.
Waktu, suhu, dan jumlah air selama proses steaming merupakan beberapa hal yang wajib diperhatikan. Kadar air bahan minimal 32 %. Suhu steaming memperhatikan suhu gelatinisasi dari bahan baku. Suhu gelatinisasi tepung terigu adalah pada suhu 58-63o C, sedangkan tepung tapioka ialah pada suhu 52-62o C. Semakin rendah suhu steaming maka waktu steaming yang diperlukan akan semakin lama.

Hasil dari proses gelatinisasi dapat diukur dengan menentukan derajat gelatinisasi. Cara paling sederhana untuk mengukur derajat gelatinisasi adalah dengan menarik beberapa untaian mie yang baru keluar dari proses steaming. Mie yang matang warnanya bening mengkilat (transparan), serta jika diputus sedikit sekali terlihat adanya bintik-bintik putih (Sunoko, 2007).

Mesin yang digunakan disebut Steaming machine. Mesin ini bekerja dengan mengalirkan uap air panas dari boiler kedalam kotak pengukus yang dilalui untaian mie. Suhu pada mesin steam terbagi menjadi tiga. Pada bagian awal suhu steam adalah 98oC, pada bagian akhir suhu steam mencapai 102oC.

5. Pemotongan (Cutting)
Proses pemotongan dilakukan agar diperoleh ukuran blok mie yang sesuai dengan standar dimana standar tersebut tergantung dari jenis mie masing-masing. Pada tahap ini mie dipotong sesuai dengan ukuran dan ketentuan masing-masing merek mie. Ketajaman pisau dan ketepatan pisau pemotong merupakan hal yang harus diperhatikan. Mie yang baik adalah yang mampu berdiri dengan tegak pada keempat sisinya. Hal ini dipengaruhi oleh ketepatan pemotongan serta pelipatan mie.

Alat yang digunakan pada tahap ini disebut Cutting machine. Prinsip kerja mesin ini adalah untaian mie dari tahap pengukusan dilewatkan pada sebuah roller, lalu melewati cutter untuk dipotong sesuai ukuran dan dilipat dengan cangkulan yang mendorong bagian tengah potongan mie.

Pisau pemotong yang tumpul dapat mengakibatkan gelombang mie yang semula rapat menjadi renggang. Hal ini tentunya mempengaruhi keseragaman berat produk akhir. Pisau pelipat (cangkulan) dioleskan minyak pada permukaan yang kontak dengan mie supaya mie dari proses steaming tidak lengket pada cangkulan. Mie yang lengket akan jatuh pada alat sehingga mengurangi produktifitas. Untuk merapikan potongan mie, para pekerja biasa berjajar dikedua sisi konveyor sambil membenarkan lipatan mie yang tidak terlipat secara sempurna. Berikut ini merupakan sketsa dari alat pemotongan :

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada proses ini adalah ketajaman pisau dan ketepatan pisau pelipat (cangkulan). Keduanya bergerak secara otomatis saling bergantian dengan kecepatan rata-rata 50-60 potongan per menit.




Sunoko, 2007, Efisiensi Dalam Produksi Mie Instan. Majalah Foodreview Vol II No. 8 Agustus 2007

Winarno. 2002. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta


(Oleh Gemma)
Bersambung lagi..

Perjalanan Mencari Judul Skripsi Part III (Based On a True Story)

27 April 2010

Perlahan tapi pasti, feeling touch untuk mengerjakan skripsi semakin terasah. Mungkin karena telah ada salah tiga teman yang telah mendahului untuk lulus dari FTP dan kini bergelar STP. Kini mereka udah tinggal nunggu wisuda doank. Mereka adalah Donny, Aisha dan Didit. Ketiga nya uda tinggal revisi duank lalu mereka akan melanjutkan kehidupan mereka masing-masing. Donny uda selese dengan judulnya tentang pembuatan minuman kefir wortel, Aisha mengerjakan skripsi bertema tentang kultur kefir grain (kalo ga salah ding), sedangkan didit selesai dengan tema skripsinya mengenai isolasi bakteri asam laktat. Selain itu di bulan Mei ntar ini bakalan ada juga yang maju ujian KOMPRE, bakalan nambah lagi yang lulus. Bakalan mengalir dengan deras ni yang lulus. Yaah...ayo cepet kerja/bikin usaha sana biar cepet mapan Ker!!

Aku sendiri masih menyisakan KKN yang belum aku ambil karena ada sedikit kesalahan prediksi dalam menyusun jadwal perkuliahan semester lalu. Untuk kuliah, semester ini ntar akan sudah tuntas untuk sKs wajib maupun sunahnya. Jadi semester depan seharusnya akan fokus kepada satu tujan yaitu skripsi (seharusnya...)

Omong-omong skripsi ternyata skripsi butuh banyak biaya juga ya. Q baru nyadar kalo butuh dana yang kudu menguras tabungan, secara ga ada pemasukan. Sampai malem ini sebenernya suda ada tawaran judul tentang TiiiiiiT...MAsih dirahasiakan, ntar ditekel dari belakang lagiiii.... Tapi yang jelas cukup keren juga, tinggal mikir sulit ngga tuu judul. Akhirnya nanti aku harus memilih.

Sebenernya masih betah di kampus tapi apa daya, wong sekolah ga pake uang sendiri og. Mau ngga mau yaa harus ndang lulus biar tidak merepotkan orang lain. Tapi kembali lagi, masih ada satu hal yang ingin aku dapatkan dari kehidupan perkuliahan ini. kalo kalian ngikutin dari cerita sebelumnya pasti kalian ngerti apa itu. Tapi apalah daya, ngga pernah dateng, sekalinya dateng ga nyapa ga negur malah ditinggal gituu aja. Capek rasanya. Akhirnya cuma bisa mikirin duank, tapi ngga mau berharap, membayangkan macam-macam, takut malah ga ada yang kesampaian. Bakalan kecewa tujuh turunan ntu bisa-bisa.

Akhirnya sempat kepikiran juga tentang momen-momen ngelab yang bakalan aku lalui. meskipun IPK uda nyampe 3, tapi belum pede buat ngelab. waktu praktikum dulu bawaannya ga pernah serius sii...Jadi nyesel. Uda ngga bisa balik lagi nieh kesaat-saat praktikum.
Yang jelas sekarang udah mulai niat buat menata lagi semua yang tercecer. Meskipun masih belum ditaruh pada tempatnya, tapi adalah niatan buat memperbaiki semua. Yaa ampun, baru niat setelah di part III. Part sebelumnya ngapain aja sih...

Uda ngantuk niii...Ngetiknya malem2 gini abis futsal pula, capek badan. Kaki bengkak, gigi cenut-cenut, perut laper, mata berat, punggung kaku. Udah tua..mungkin.

bersambung....

Nongkrong Di Pabrik Mie Kering (Part I)

1. Pencampuran (Mixing)
Proses pencampuran merupakan proses pertama dalam pembuatan mie. Tujuan proses pencampuran adalah mencampurkan bahan cair dan bahan-bahan berbentuk tepung, sehingga masing-masing partikel yang berbeda dapat terdistribusi secara merata. Tahapan proses ini menentukan mutu dan kualitas mie.

Prinsip kerja mesin mixer pada tahapan ini adalah dengan mencampur dan meratakan seluruh bahan sehingga menjadi adonan yang homogen. Bahan baku utama seperti tepung terigu dan tapioka dicampur didalam mixer tipe horizontal, sedangkan bahan-bahan pembantu sebelumnya telah dicampur didalam mixer tipe vertikal. Proses mixing berlangsung selama kurang lebih 15 menit.

Proses ini merupakan tahapan kritis dalam proses pengolahan mie yang dapat menetukan mutu produk akhir. Waktu, temperatur dan jumlah air merupakan faktor yang perlu diperhatikan. Menurut Sunoko (2007), kadar air adonan yang baik adalah minimal 32 %. Adonan yang memiliki kadar air dibawah 32 % mengakibatkan proses pembentukan gluten menjadi tidak sempurna, sehingga mie akan mudah patah (rapuh). Namun sebenernya ga ada perlakuan khusus untuk mengetahui bahwa kadar air adonan telah mencapai 32 %. Untuk mengetahui mie yang memiliki kadar air yang pas, operator proses mengambil sejumlah adonan dari mesin pencampur lalu diremas. Jika kadar air nya pas maka setelah adonan dilepas maka akan memperlihatkan dengan jelas garis-garis tangan operator, dan adonan dapat dipecahkan kembali dengan mudah (gembur). Namun berbeda pada tiap-tiap pabrik, pada pabrik yang saya kunjungi justru menghendaki adonan yang memiliki kadar air diatas 32 % dimana setelah digenggam adonan sedikit mengempal. Hal ini memiliki tujuan agar saat dipres, lembaran adonan tidak mudah putus.

Semakin lama proses maka akan semakin homogen. Namun semakin lama, panas yang dihasilkan akan semakin tinggi. Ingat, karena di pabrik skala produksinya skala besar (>250 Kg), maka proses pun tentu akan berjalan dengan waktu yang lama pula (terutama saat berada didalam tangki pencampuran). Suhu tinggi dapat menguapkan air dalam adonan sehingga adonan bisa kering. Jadi saya pribadi menyimpulkan bahwa kadar air 32% adalah saat adonan keluar dari stasiun pencampuran bukan saat berada didalam tangki pada stasiun pencampuran.

2. Pengepresan (Pressing)
Proses pengepresan bertujuan untuk membentuk ketebalan adonan yang sesuai dengan standart masing-masing mie. Adonan yang telah homogen akan melewati pressing roll machine. Prinsip kerja mesin ini adalah melewatkan adonan pada sepasang roll press yang memiliki keragaman ketebalan yang berbeda dan semakin kecil. Tekanan yang diberikan terhadap adonan mampu menurunkan ketebalan adonan.
Adonan yang telah homogen, mengalami proses pengepresan mula-mula oleh compounding press roll sehingga terbentuk 2 lembaran adonan dengan ketebalan masing-masing mencapai 10 cm. Setelah melalui 6 pressing roll machine, ketebalan mie mencapai 1-1,5 mm.
Kadar air adonan yang rendah menyebabkan mie menjadi rapuh saat dipres sehingga lembar adonan menjadi mudah putus. Lembar adonan antar roll press yang terlalu tegang menyebabkan lebar lembar adonan menyempit, sehingga mengurangi jumlah untaian mie pada jalur mie sisi paling luar. Kondisi permukaan roll press harus mulus untuk mencegah timbulnya serbuk adonan yang jatuh dari lembar adonan yang tertinggal di roll press.

Sunoko, 2007, Efisiensi Dalam Produksi Mie Instan. Majalah Foodreview Vol II No. 8 Agustus 2007

(Oleh: Gemma)
Bersambung...


Masih teringat mungkin saat Soekarno ato yang lebi akrab dipanggil dengan sebutan "Bung Karno" saat beliau mulai berpidato di depan khalayak ramai, suaranya yang menggelegar membakar semangat hati nurani masyarakat. Meskipun telah berlalu selama kurang lebih 40 tahun namun masi banyak yang rindu terhadap kehadirannya dalam berucap dan berkata-kata. Semangat yang berapi-api ditunjang dengan pengalaman beliau terhadap perjuangan bangsa membuat apa yang diucapkan oleh beliau sangat menyentuh dan nampak nyata untuk diwujudkan.

Di THP (Teknologi Hasil Pertanian) Universitas Brawijaya, juga ada seorang dosen yang berbekal pengalaman dan ilmunya mampu menciptakan atmosfer yang saya rasa (mungkin) memiliki kesamaan dalam berujar seperti Bung Karno. Setiap katanya emang bikin kita para mahasiswanya ga ngerasa rugi buat duduk dan berdebat dengan beliau dalam aktifitas perkuliahan.

Namanya Simon Bambang Widjanarko, beliau ini seorang guru besar yang dimiliki oleh THP saat ini. Gayanya yang berapi-api saat menerangkan di bangku perkuliahan uda kayak yang di tipi-tipi itu (Tipi yang mana? film apa?). Beliau ini orangnya super sibuk dan disiplin banget. Terlambat 10 menit mending ga usah masuk aja, daripada kena semprot. Beliau juga sangat tegas. sekali berkata tidak, maka tidak akan berkata sekali, lhuu?? Maksudnya keputusan beliau ga bisa diganggu gugat gitu lho. Beliau sangat menjunjung tinggi yang namanya logika, setiap kuliah beliau selalu mengingatkan mahasiswanya untuk selalu menggunakan "Commonsense" dalam bertindak karena kita adalah mahasiswa THP yang ga bisa dianggap remeh didunia kehidupan yang sekarang semakin kacau ini, begitulah kira-kira.

Selain saat kuliah yang penuh semangat, para mahasiswanya bisa dibuat tegang pas waktu kuliah beliau karena ya memang saat beliau menerangkan itu seperti orang yang lagi marah, padahal ya memang seperti itu cara mengajarnya. Maka jangan salah kalo mahasiswa THP itu paling ngga uda tahan mental, wong guru besarnya aja gitu. Ada yang bilang bahwa mata kuliah yang diajarkan oleh Prof. Simon ini sangat sulit untuk meraih nilai A. Namun yang saya rasakan, apa yang beliau berikan adalah memang setimpal dengan apa yang kita lakukan. Seandainya ujian yang kita kerjakan dengan asal-asalan maka nilainya juga asal-asalan, sedangkan ujian yang dikerjakan sepenuh otak dan pengalaman serta wawasan yang luas maka nilai pun akan luas, cukup seimbang bukan. Anda ingin SP (semester pendek) untuk memperbaiki nilai? Maaf Proffesor. Dr. Ir. H. Simon BW MAppSc sangat sibuk, jadi anda hanya bisa mengulang mata kuliah beliau tahun depan. Itu aja kalo beliau mau a.k.a ngijinin..Naah Lu!

ingin lebih dekat mengenal profil beliau? Berikut ini merupakan situs beliau untuk bisa berbagi pengetahuan dengan beliau, namun jangan main-main karena waktu sangat mahal bagi beliau (simonbwidjanarko.wordpress.com).

Pola Distribusi Produk Pangan Olahan

Distribusi merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemasaran. Hal ini dilakukan oleh produsen dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen selain tiga pilar lainnya seperti harga (price), produk dan promosi.

Indonesia yang merupakan negara kepulauan, merupakan negara yang unik dalam proses distribusi barang-barang khususnya produk consumer goods atau produk pangan olahan. Perusahaan-perusahaan seperti Indofood, Mayora, ABC, Wingsfood, Nutrifood, dsb saling berlomba-lomba dalam melakukan pendistribusian produk dalam rangka memberikan kemudahan bagi konsumennya untuk membeli produknya. Tentunya juga bertujuan untuk tetap mempertahankan dan memenangkan strategi pemasarannya. Banyak proses-proses distribusi telah dilakukan oleh perusahaan pangan olahan termasuk pemanfaatan teknologi informasi seperti penggunaan internet. Namun ada 4 pola distribusi yang masih banyak digunakan oleh perusahaan di Indonesia yaitu :

· Produsen membentuk perusahaan distribusi. Perusahaan dengan kemampuan keuangan yang memadai berusaha mengembangkan diri dengan beroperasi mulai dari hulu hingga hilir. Atau dengan kata lain semenjak dari manufacturing sampai ke distribusi dan bahkan ke tingkat retailer. Contoh konkrit adalah Group Indofood dengan perusahaan distribusi Indomarco, Group ABC dengan Asiatic. Namun pola ini sudah tidak banyak diminati oleh perusahaan produk pangan olahan.

· Produsen menunjuk distributor tunggal. Produsen hanya mempercayakan proses distribusi kepada perusahaan lain sebagai distributor tunggal. Pola ini biasa dipakai untuk perusahaan dengan penjualan menengah (antara 10-200 milyar/tahun). Wicaksana, Tigaraksa, Tempo, Intermas, Tata trading merupakan beberapa contoh distributor tunggal di negeri ini.

· Produsen menujuk beberapa distributor (multidistribution). Disini produsen tidak bergantung pada satu perusahan distributor. Penunjukan distributor biasanya didasarkan pada suatu wilayah tertentu.

· Produsen mengkombinasikan sistem multi distribution dengan penggunaan jasa logistic services. Hal ini bayak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan multinasional.

Pola ditribusi yang keemapat ini hadir karena berkembangnya retailer modern seperti hypermarket, alfamart, indomart, dsb. Retailer modern tersebut telah mempunyai system manajemen yang standar serta dilengkapi sistem komputer yang memadai.

Perusahaan logistic service ini mendelivery–kan produk dari produsen ke pengecer modern. Tidak seperti distributor yang menerapkan sistem margin, perusahaan logistic service menerapkan system fee yaitu biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan logistic service seperti biaya penyimpanan, biaya delivery, biaya bongkar-muat. Pada perusahaan distributor biasanya memasukkan faktor keuntungan dalam mendistribusikan produk dari produsen. Perusahaan logistic service melayani 24 jam dan menjamin produk di-delivery dengan benar dan tepat waktu sesuai dengan pesanan dari pengecer. Sebuah perusahaan logistic service juga tidak mengambil resiko untuk setiap transaksi dengan pengecer.

Perkembangan sistem logistic service akan terus sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dan kini sudah saatnya produsen untuk melihat pola distribusinya agar dapat memenangkan strategi pemasarannya dengan melakukan efisiensi dari segi pendistribusian. Namun yang masih disayangkan belum banyak perusahaan logistic service yang lokal, sedangkan perusahaan logistic service multinasional mempunyai system logistic, warehouse yang cukup canggih dan efisien disertai dengan kemampuan keuangan yang akhirnya mampu memberikan pelayanan yang baik.
(By: Foodreview.biz)

Perjalanan Mencari Judul Skripsi Part II (Based on a true story )

9 april 2010

Uda beberapa bulan ini ngga megang dan ga peduli dengan skripsi sama sekali. Busyet, nii syndrom apa yaa?sindrom males kali yaa. Tapi sekarang emang kudu fokus buat KKN ama memperbaiki IPK dulu Kalo ngga, bisaa molor semua tambahan. Tapi ngeliatin semuanya yang pada ngelakuin penelitian jadi iri. Apalagi sejak PKMP bole dijadiin judul skripsi. kenapa ga dari dulu coba kayak gini, pas masi semangat2nya ikutan yang begituan. kalo ginii...Ahh!! Emang Indonesia Telatan!!!

Sekarang ada yang lagi menyita perhatian yaitu Perjalanan AREMA di ISL. Ngikutin itu jadi ndredheg dewe. takut kalo Tim yang uda lama di Puncak klasemen, tapi ntar malah ngga juara. Soalnya ini sepak bola bung! Ga bisa dilogika apalgi distatistik. Malah yang bikin lucu nawak2 Arema dewe ada yang memprediksi kalo Arema juara dengan pandangan yang 'subjektif'. Ga fair ahh, cuma buat menyenangkan hati Aremania dewe, tapi buktinya ga konkrit. Tapi Semoga emang juara.^^

Yang laen apa lagi yaa yang mengganggu buat fokus di skripsi?Emm...sebenarnya ada sii, tapi lebih baek cuma beberapa orang aja yang tau kali yaa, biar ga tambah runyam perkaranya. Tapi emang bikin sumpegh kalo ga diceritain. Membingungkan, bikin capek, ga jelas, sulit diatur, dll. Kalo yang cowok pasti taulah masalah apaan ituu.cuma masalah cewek, tapi sangat mengganggu.

Lucu juga sebenarnya, setiap ketemu orang2 dewasa yang nanyain semester berapa diriku. yaa aku jawab terus terang klo aku semester 8. Begitu ditanya lagi "skripsi ?" nah loo, spontan aku jawab 'iya, ni masih penelitian pak". padahal penelitian tentang mencari judul skripsi,bukan penelitian dalam ngerjain skripsi hehe...Bener too!?
Padahal dulu banyak banget ide buat bikin karya2 tulis, pkm, pmw dsb. tapi wktu skripsi malah lemes, buntu, ga ada gairah, repoot!!Kemana otakku yang dulu banyak ide cemerlang. Semenjak lengser dari organisasi kayaknya malah jadi ga produktif, ato justru dari akunya sendiri yaa...Fuuuh.,

Kadang juga muncul rasa takut dalam diri sendiri, mau jadi apa ntar setelah lulus. Tapi mas2 pada bilang, "santai ae, ga angel kok dunia kerja. Dibuat santai aja bro" gituu. mungkin aku harus mempertimbangkan hal tersebut. Cukup terbantu juga beberapa waktu lalu saat chat dengan teman dari UGM yang skripsi maupun laporan uda selesai. Dari situ ada sedikit pandangan cerah dari dia tentang kehidupan yang harus aku pertanggung jawabkan sendiri ini. Emang dia paling jago buat memotivasi temennya yang lagi kebingungan ini. Thanks wuakeh buat Fitri, obat alami UGM 06, u make me proud that i have a friend like you, khekhe...sedikit lebai sii..

Okeh deh, bersambung dulu yaa cerita nya di part selanjutnya...ngantuk ni, sindrom males mulai bekerja. wkwkwk...
Wss.wr.wb

Perjalanan Mencari Judul Skripsi Part I (Based on a true story )

Abstrak
Ni cerita seorang anak keturunan betawi (katanya), yang gede di kota Malang dan tumbuh jadi seorang yang punya loyalitas tinggi, ulet, sopan, berpendidikan, bertanggung jawab, penuh mimpi, wajah pas-pasan, agak kurang tinggi, penakut, pendiem, suka malu-maluin, ngejengkelin (kadang-kadang), pemboh…eh..Stop!..Stop! kok jadi jelek-jelek gini endingnya. Yah pada intinya ni anak baik kok. Gitu aja cukup!
Ni cerita nyeritain tentang buku harian dirinya ato lebih tepat disebut “oret-oretan dirinya. Lo bakalan dibawa mengikuti perasaan yang dialami oleh dia dengan mengambil setting di jaman orde baru lengser, katanya c jaman globalisasi gitu lah, sekitar tahun 2010. Ada yang bilang ni tahun merupakan jaman menuju kiamat soalnya tahun 2012 dipercaya sebagai akhir dari dunia. Ada filmnya lo, uda liat? Gw belum…
Dia ga peduli apakah taon 2012 kiamat ato ga. Dia cuma mikir satu sekarang, yaitu JUDUL SKRIPSI. Lo semua pasti bakalan melalui fase itu ato mungkin lo sekarang sedang melalui fase ini, kalo lo jadi mahasiswa S1. Kalo ngga berarti lo DO dari kampus lo.
Disini ni perjalanannya buat dia nemuin judul skripsi. Suka dukanya, sulit ngga nya, termasuk mungkin saat dia tersesat dari tujuannya semula sampe dia ga sengaja balik lagi ke tujuan awalnya buat nentuin judul skripsi. Emang si banyak ga nyambungnya isi cerita ini ma judul diatas, tapi namanya mahasiswa nyari judul skripsi, kalo gampang dapetnya yaa semua orang juga bisa.
Oret-oretanya dimulai sejak tanggal 5 Januari 2010 pas dia lagi menempuh apa itu yang disebut UAS.

5 Januari 2010
Besok gw ujian Tanaman Perkebunan nieh..gw bingung dan mengandai-andai soal apa yang keluar besok. Katanya sih soalnya pilihan ganda, tapi dimodif, ga kayak pilihan gandanya siswa SMU, yang ini pilihan gandanya mahasiswa. Ga tau de kayak apa besok ujiannya. Ni malem gw belajar sebisa gw aja. Besok pas ujian gw tinggal mengandalkan “insting” gw. Kwkwkwkwkwk ^^
Niatnya belajar serius buat ujian tanaman perkebunan besok, eh malah nonton tipi. Yaah maklum, mungkin karena bosen melanda, jadi cari sedikit hiburan dengan nonton tipi. Kebetulan banget di “Bukan Empat Mata” bintang tamunya biking gw betah melek…hehehe… Disitu ada Wiwid Gunawan ama Aura Kasih. Hwaaaa..cakep banget disituu. Eiit..jog ngeres dengan kesamaan lain yang mereka punya. Ni murni dari face mereka, bukan yang lain.
Mungkin karena uda jalanya, dari acara situ gw dapet sebuah ilmu satu lagi. Simple sich kata-katanya, “mungkin solusi untuk masalah anda adalah tepat berada di depan mata anda. Anda hanya perlu untuk keluar dari kebiasaan anda agar dapat melihat solusi guna masalah anda” Simple kan ? tapi kayaknya ngena banget ke gw. Yoo.. lanjut belajarnya!!Aura….!! Oh…. (empat) = (100413)


7 Januari 2010
Hari kedua ujian, Biotekpang segera menyambut ntar jam 2 siang. Masi dalam pencarian judul skripsi dan motivasi, kemarin pas nongkrong di pintu samping gedung D FTP ama Hafis, mas Febri dan mas Hendro Baking kita lagi ngomongin perempuan-perempuan yang belum nikah padahal usianya udah beranjak tua. Berat banget omonganya yaa? Padahal sempet ngomongin ginian, tapi og ga sempet mikirin judul skripsi, hihihi….Padahal mereka secara financial uda dapet lebih dari yang mereka harapkan (mungkin). Tapi kenapa mereka ngga buru-buru nikah ? Apa ngga takut dibilang perawan tua? Kalo kita yang cowok mah, nyante-nyante aja. Ga ada istilah perjaka tua.
Sebenarnya ini ada hubunganya dengan motivasi ngerjain skripsi yang gw lagi nyariin. Jadi pas kita ngomongin itu, salah satu dari kita nanya “kenopo og ga ndang rabi c wong-wong iku, ngenteni opo maneh?” Kalo semua sudah mereka punya, harta, kedudukan, jabatan uda ada, nikah dan berkeluarga otomatis jadi target terakhir to? Iya ngga c??
Nah hal itu lag sama kalo ditanyain ke gw saat ini ? Nek PKL wes mari, Kuliah wes entek, IP wes mendingan, kan tinggal nggarap skripsi to?? okelah KKN durung tapi kan wes 60 % a. Trus og ga ndang nggarap skripsi iku ngenteni opo atean?? Ga wedi nek diomongi mahasiswa abadi tah?? Lah gw yang emang dasarnya lagi nyari motivasi buat ngerjain skripsi, secara otomatis merasa kalo yang dialami perempuan-perempuan itu ama gw mirip. Gw ga ngerti kenapa gw ga ada motivasi buat ngerjain skripsi, mereka juga ga ngerti kenapa mereka ga segera menikah, malah sekolah melulu. Gw ga pingin cepet-cepet beranjak dari kehidupan mahasiswa gw, mereka juga ga ingin cepet-cepet melepas masa lajang mereka. Ato karena ga ada proyekan yang bisa dikerjakan dari dosen a.k.a kalo mereka ga ada yang ngelamar buat menjadikan mereka sebagai istrinya (yang terakhir ini parah banget alasannya). Kenapa mereka ga aktif buat nyari pasangan, ato kalo gw kenapa gw ga aktif nyari judul. Ke perpustakaan, ato ke klab-klab mungkin kalo mereka.
Trus salah satu dari kita berkomentar, mungkin mereka masih punya ambisi yang dimana orang lain ga ngerti, ga tau, ga peduli, dan ga mau mencari tau tentang ambisi yang mereka punya. Kalo dipikir-pikir bisa jadi juga si, mungkin gw juga punya ambisi yang setiap orang lain, ga ngerti, ga tau, ga peduli, ga mau mencari tahu dan bahkan ga perlu tahu tentang ambisi yang gw punya.
“Trus ambisi lo apa? Lo punya keinginan apa? Cerita dong biar kita yang baca disini bisa ngerti ambisi lo itu apa?” yaah langsung gw jawab “Ga tau” .

11 Januari 2010
Udah berhari-hari ni gw ga mikirin tentang skripsi. Maksudnya ga resah gituu mikirinnya kayak kemaren-kemaren. Emm..mungkin karena gw masih UAS, jadi konsentrasi ke soal ujian semua niey pikirannya.
Bentar lagi UAS nya selese, beberapa ujian rasa-rasanya bakalan ga dapet nilai yang diharapkan. Gw ngarepnya dapet C, tapi dapet B (Alhamdullilah). Moga-moga aja ^^ hehe...
Bakalan ada yang ngisi pikiran ku ni abis UAS. PMW!! Semacam ajang cari bakat buat para entrepreneur muda dimana mereka yang lolos proposalnya bakalan dapet sejumlah dana untuk bisa memulai usahanya. Doain ketrima, coz ini tahun terakhir gw, jadi gw kudu dapet ni dana biar sebelum lulus gw uda bisa buka usaha buat pegangan gw. Meskipun cuma ada waktu 1 minggu buat nyusun proposalnya tapi gw ga bakal nyerah. Gw kudu dapet. Yang ga mw kompromi dengan gw secara professional, mending ngilang deh dari gw, ato yang cuma bisa nyuruh, yang cuma bisa ‘nggeremeng’, yang cuma bisa bilang bakalan berkomitmen namun cuma gede omong doang, yang pikirannya negative terus, semuanya ngilang lo dari gw. Gw ga butuh orang-orang kayak lo!!! Oiya satu lagi, orang yang ga mau “jalan” ngerjain segala sesuatunya mending diem dan nonton ajah, ga usah berkomentar ini itu. Ga usah bilang pengen ikutan bikin. Just keep your mouth still in your face.
Yaa Allah, dekatkan diriku dengan keberhasilan dan keteguhan. Berikanlah kekuatan dan keuletan untuk meraih cita-citaku dan dekatkan aku dengan orang-orang yang berpikiran positif dan memiliki mimpi-mimpi besar, yang tidak takut untuk melangkah maju, yang tidak takut untuk berlari, yang tidak takut untuk mengalami kesulitan karena kesulitan itu datangnya dari engkau dan engkau maha tahu seberapa besar kemampuanku untuk menyelesaikan kesulitan yang aku alami.
Skripsinya gimana??? Tenggat skripsi masih lama, 1 tahun lagi. (Inget Umur, Nak! Kata Bapak)^^

18 Januari 2010
Malem-malem sambil ngerjain proposal PMW, gue dapet sebuah kalimat “Cinta Ama Sodara Sendiri, Itu Ga Bakal Pernah Mati”. Kalo sodara itu berantem, ribut-ribut kecil itu mah biasa. Namanya juga sodara. Tapi gw, gw ga begitu perhatian ama adek gw. Gw ga ngurusin kalo dy mo belajar ato ga. Gw ga beliin kado buat adek gw yang ultah, malah beliin kado buat gebetan, ato cewek gw, kalo gw punya sich…Gw juga ga pernah ngucapin met ultah ke adek gw selama umurnya, sebaliknya, orang yang nolak gw malah dapet sandal kodok keren. Gw ga nyesel udah ngasih sandal itu, gw ikhlas. Tapi gw nyesel waktu ga bisa beliin Hp buat adek gw yang baru lulus dari SMP.
Gw jadi inget dan tambah ngerasa bersalah kalo gw denger/baca kata-kata itu. Gw ga mau kalo ni terjadi lagi. Sodara, keluarga itu satu. Satu Cinta Untuk Keluarga.
Apa Hubungannya cerita ni ama tu skripsi? Eh, ada begoo…. Keluarga juga yang bikin kita inget skripsi.

Pintu Rumah Si "Mas"

Kalian pernah denger cerita tentang orang yang sering diketuk pintunya oleh seorang wanita dari luar, namun saat pintu tersebut dibuka tak nampak seorang pun di depan rumah tersebut?? Ini bukan cerita horor hanya cerita dari seorang yang pendiam dan yang menunggu untuk beranjak dewasa.

Karena suatu hal orang ini kemudian menutup pintu rumahnya rapat-rapat hingga tak pernah lagi ingin membuka pintunya barang sedikitpun hingga ia tumbuh dewasa dan berpenghasilan dan hingga dia benar-benar siap. Namun, tiba-tiba seorang wanita mendekati rumahnya. Wanita itu bahkan sering menyirami dan bercengkerama dengan tanaman yang dimiliki oleh orang tersebut, yang semenjak orang tersebut menutup pintunya, tanaman tersebut dibiarkan tumbuh liar dan tak terawat bahkan cenderung disebut layu. Padahal tanaman itulah yang sangat orang tersebut sayangi, bahkan hanya tanaman itu yang ia punya selama ini sebagai teman dekatnya. Kadang-kadang wanita itu sering memanggil orang yang berada di dalam rumah tersebut dengan sebutan "Mas".

Mas sebenarnya ingin menyapa wanita tersebut, namun dia selalu teringat dengan komitmennya yang tak akan pernah membuka pintu rumahnya hingga dia benar-benar siap dan mapan. Butuh sebuah tekad yang kuat untuk menelah ludah sendiri. Begitulah yang dialami mas setiap hari. Hari demi hari hanya bisa memandang wanita tersebut dengan perasaan yang bercampur aduk. Hingga pada suatu malam, ia telah bertekad untuk menelan komitmen yang telah ia ucapkan pada esok paginya.
Keesokan paginya, bahkan pagi-pagi sekali Mas membuka pintu rumahnya lebar-lebar dengan harapan bisa menyapa wanita tersebut, bercengkerama, sekaligus meminta maaf karena tidak pernah menyahut panggilannya. namun yang terjadi, wanita itu tidak pernah berkunjung di hari-hari selanjutnya berminggu, bahkan berbulan-bulan. Wanita itu telah pergi saat Mas telah melanggar komitmen yang telah ia buat sendiri dengan mempertaruhkan kehidupan pribadinya.

Suatu saat, tiba-tiba datang seorang wanita lain. Kali ini wanita tersebut kadang berkunjung bersama ibunya. Sering ia mengetuk pintu rumah mas atau paling tidak menyapa mas lewat jendela disamping pintu utama yang sengaja Mas buka sebagai tanda sedikit kesiapan Mas, meskipun pintu utama kembali ditutup dengan rapat. Mas pun ingin menyapa dan menegurnya, namun ia takut terhadap apa yang telah ia alami sebelumnya,sehingga ia pun urung. Tak berapa lama, Mas pun mengambil resiko untuk menegurnya. Semula ia telah bertemu dengan ibunya yang periang, namun Sang Anak ternyata tidak ingin masuk kedalam rumah untuk sekedar berkunjung dan meminum secangkir teh kombucha manis. Sang anak lebih suka berkunjung ke rumah orang lain yang berada di lain gang di kompleks kampung "Pangan"
Meskipun begitu, saat ini sang anak masih sering menyapa mas lewat jendela, meskipun tidak seceria dulu namun mas masih dapat melihat wajah sang anak meskipun hanya melalui jendela kecil berukuran 0,5x1 meter.

Stelah beberapa minggu berselang dari peristiwa kedua, seorang wanita yang dulu sering ia pandangi dari kejauhan dan sering Mas undang untuk mampir berkunjung kedalam rumahnya kini mulai mendekat. Dahulu wanita ini tidak pernah mau berkunjung bahkan sekedar hanya untuk melewati depan rumah Mas pun dia tidak pernah. Ia pun secara terang-terangan mengakui pada Mas bahwa ia tak menyukainya sedikitpun sejak ia menyapa wanita tersebut. Namun entah kenapa, wanita itu tiba-tiba telah berada di pintu pagar sambil tersenyum. Namun senyum yang terkembang dari bibirnya yang indah tersebut masih sedikit memancarkan aroma kesedihan. Wanita ini masih misterius hingga sekarang, apakah dia juga sama seperti sebelumnya atau mungkin justru lebih buruk belum pernah terdengar dari cerita Si Mas.

Hal ini terjadi terus menerus, berulang-ulang dengan cara yang berbeda. Sering kali Mas mengalami hal yang sama dengan tidak menjumpai siapapun saat membuka pintu rumahnya, saat ia mempersilahkan tamunya, dan membuka jendela rumahnya. Bahkan hingga tak seorang pun mungkin peduli terhadapnya. Hingga tidak sadar bahwa umurnya kini telah menginjak kepala dua. Ia menjadi takut, putus asa, tanpa gairah hidup, untuk tumbuh dewasa tanpa pengalaman tersebut. Apalagi para tetangganya yang lain yang sebaya telah merasakan pengalaman tersebut dan sering dibanggakan oleh mereka. Mungkin jika Tuhan tidak bersamanya, mungkin leher Mas telah berada menggantung diatas perapian dengan selendang yang melindungi lehernya dari panasnya api perapian.

Sulitnya pengalaman itu. Pengalaman dalam menuang secangkir teh dengan aneka jenisnya kedalam cangkir milik seorang wanita yang ia dambakan. Rumah Mas di jalan hati dan jenis tanaman itu Mas sebut Cinta.

puisi otak tumpah

That is something to do, untuk otakmu yang tidak ingin membuatmu menerima

Or there are something to do, untuk membuka pintu keras pikiranmu

I have something, untuk membuat wajahmu tertawa

I’ll do something, untuk membuatmu menemukan yang tercecer

I’ll throw something, untuk menghilangkan sampah kotor di kecerdasaanmu

I’ll find that thing, untuk membuatmu terbuka

I’ll put that thing, in here, in my blog on your mind

Just step up and break the rules with a good rules

If there is anything i can do

I hope i can do with you A, D, M